Produk Terlaris

 

Produk Terbaru

Blackmores conceive well men
Isi 28 capsules

Updated: 20 Oct 2016

 

Review


INNER BEAUTY COLLAGEN PLUS SPRING LEAF. RECOMMENDED!


Score:

 

Banner Ads




Berita Terbaru - Jumat, 03/05/2013 10:58

Hati-hati dengan Nikmatnya Brunch

Apa itu Brunch? Anda mungkin pernah atau sering terburu-buru pergi ke tempat kerja, dan akhirnya tidak ada waktu untuk makan pagi atau sarapan. Setelah sampai di tempat kerja, Anda merasa lapar, mau sarapan rasanya sudah terlambat, menunggu jam makan siang masi terlalu lama. Akhirnya Anda makan di tengah-tengah waktu tersebut. Itulah sesi makan yang disebut brunch, atau breakfast-lunch.

Boleh-boleh saja Anda menikmati brunch, karena tak kuat menahan lapar hingga jam makan siang. Namun sebaiknya brunch tak dijadikan kebiasaan karena brunch dapat membuat Anda menjadi makan lebih banyak dan itu jelas tidak sehat.

Meskipun Anda sudah sangat lapar dan terpaksa makan siang lebih awal, bukan berarti Anda bisa makan apa saja. Ingat beberapa point berikut jika Anda tak ingin melihat angka di timbangan naik.

1. Makan secukupnya.

"Sejujurnya, kesalahan terbesar saat brunch, ya dengan melakukan brunch itu sendiri", ujar pakar diet Ruth Frechman, MA, RD, CPT. Saat brunch, kita sering lupa diri dan makan banyak. Tanggung, toh sebentar lagi sudah jam makan siang, begitu pikir Anda. Namun, itu sama artinya dengan mengkonsumsi kalori sebanyak-banyaknya. Padahal, rata-rata satu orang hanya membutuhkan 1500 - 2000 kalori dalam satu hari.

2. Pilihlah makanan yang gurih, bukan manis.

Pertanyaan paling penting saat brunch adalah, apakah Anda mau makanan yang manis atau gurih? Pancake atau omelet? Jawabannya, pilih yang gurih (tapi tidak begitu asin). "Aturan brunch buat saya adalah tidak mengkonsumsi makanan yang terbuat dari karbohidrat murni, seperti pancake atau waffle. Jenis (karbohidrat) ini dicerna begitu cepat sehingga membuat gula darah melonjak," papar Karen Ansel, RD.

Lebih baik Anda memilih menu yang lebih seimbang dengan kombinasi protein, karbohidrat kompleks (bisa didapat dari menu serealia), dan tambahan lemak sehat seperti alpukat. Misalnya, roti gandum dengan olesan alpukat yang sudah dihaluskan. Jika biasa makan karbohidrat, gado-gado atau nasi pecel dengan tambahan tahu tempe juga lezat.

3. Perut Anda jangan benar-benar kosong.

Bagaimanapun kita membutuhkan kalori untuk metabolisme tubuh bekerja dengan baik. Meskipun telat sarapan, sebelum brunch sebaiknya Anda mengganjal perut dengan makanan ringan. Menurut Rachel Begun, MS, RD, pakar diet dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, kita membutuhkan kalori untuk membakar kalori. Artinya, Anda butuh makan untuk menjalankan fungsi metabolisme.

"Kalau Anda menunggu sampai menjelang siang, atau menjelang sore untuk makan sesuatu, metabolisme Anda akan melambat dan tidak bekerja dalam kapasitas maksimum," katanya. Ada baiknya mengisi perut dulu dengan makanan ringan kombinasi serat dan protein, seperti dengan apel dan keju rendah lemak, atau yogurt dengan taburan strawberry dan kacang.

4. Minuman tinggi kalori.

Beberapa jenis minuman tertentu juga mengandung kalori seperti tak ubahnya makanan. Jangan sampai niatnya ingin bangun dan siap bekerja meski tanpa sarapan, namun Anda salah memilih minuman yang tinggi kalori. Pilihannya bisa saja kopi dengan gula, susu, dan tambahan anek sirup seperti hazelnut, caramel, dan sebagainya (yang biasa Anda beli di kedai kopi). Pilih saja minuman yang lebih ringan seperti jus jeruk.

5. Hindari topping yang berlebihan.

Omelet bisa jadi pilihan untuk brunch yang baik, tapi jangan berlebihan menambahkan "aksesorinya" karena ingin menyantap omelet sesuai selera Anda. Misalnya, dengan tambahan terlalu banyak bacon, sosis, atau keju. Boleh saja menambahkan keju dan daging, asalkan tidak berlebihan. Bila mungkin, lengkapi juga dengan sayuran.

6. Lupa memikirkan kadar garamnya.

Saat menikmati brunch, Anda mungkin sudah berjaga-jaga agar tidak mengkonsumsi terlalu banyak kalori dan lemak. Tapi, Anda melupakan kadar garam (sodium) dalam makanan tersebut. Misalnya, sudah memilih makanan yang sehat seperti salad, kentang panggang, atau bubur ayam tanpa kerupuk, tapi Anda menuangkan terlalu banyak mayonaise, saus sambal dan kecap. Asalkan tidak melebihi anjuran konsumsi sodium 2300 mg per harinya, tidak masalah. Karena sodium justru baik buat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Kirim ke Teman     Cetak halaman ini