Produk Terlaris

 

Produk Terbaru

Blackmores conceive well men
Isi 28 capsules

Updated: 20 Oct 2016

 

Review


INNER BEAUTY COLLAGEN PLUS SPRING LEAF. RECOMMENDED!


Score:

 

Banner Ads




Berita Terbaru - Rabu, 08/09/2010 09:25

Surprising Calcium



Anda telah sering mendengarnya: Anda perlu calcium untuk mencegah osteoporosis. Namun, kurangnya mineral ini berarti lebih dari sekedar lemahnya tulang, kata Robert P.Heaney, M.D, seorang peneliti calcium dan anggota Osteoporosis Research Center di Creighton University di Omaha, Neb. Organ yang penting dalam tubuh seperti jantung dan metabolisme, membutuhkan calcium untuk berfungsi dengan baik. Namun hanya 21 persen dari kita yang hanya mendapatkan rekomendasi tentang jumlah calcium, menurut statistik pemerintah federal.


Berikut adalah lima manfaat penting yang tidak banyak diketahui orang bahwa mendapatkan lebih banyak calcium dapat meningkatkan kesehatan Anda. Untuk spesifik mengetahui berapa banyak calcium yang Anda butuhkan untuk mencapai manfaat ini, dapat dibaca pada 'notes' kami selanjutnya.


Manfaat Calcium:


1. Calcium membantu menjaga berat badan.


 Penelitian menunjukkan bahwa jika Anda tidak mendapatkan cukup calcium dalam diet Anda, kemungkinan besar Anda akan kelebihan berat badan, menurut Heaney. Tetapi tentu saja memungkinkan untuk kelebihan berat badan bahkan jika Anda mendapatkan banyak calcium, tetapi Heaney menunjukkan bahwa cukupnya supply calcium dalam tubuh akan memudahkan kita untuk menjaga berat badan yang sehat.


Alasannya ada hubungannya dengan respons tubuh Anda terhadap defisit calcium. Saat Anda lemah, tubuh Anda berpikir Anda lapar dan memasuki mode emergency, melepaskan hormon parathyroid dari 4 kelenjar di leher Anda. Hormon ini merangsang tulang untuk melepaskan calcium ke dalam aliran darah Anda. Ginjal Anda juga melepaskan hormon yang disebut calcitriol, suatu bentuk vitamin D, untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk menyerap calcium.


Masalahnya adalah bahwa hormon parathyroid dan calcitriol juga merangsang produksi lemak dan menghambat pemecahannya. Akibatnya,tubuh Anda akan menyimpan lemak, bahkan jika Anda sedang diet rendah kalori, menurut Michael B.Zemel, Ph.D, kepala departemen nutrisi di University of Tennessee di Knoxville. Di sisi lain, asupan calcium yang tinggi dapat menekan hormon ini sehingga tubuh Anda tidak menyimpan terlalu banyak lemak dan dapat memecahkannya dengan mudah.


Dalam penelitiannya, Zemel menemukan bahwa calcium dari produk susu rendah lemak atau tanpa lemak lebih efektif untuk menurunkan berat badan dari bentuk lainnya.


2. Calcium melindungi jantung Anda


Jika Anda rendah calcium, menurut para peneliti, Anda akan cenderung memiliki tekanan darah tinggi. Tubuh Anda melepaskan hormon calcitriol meresponi terhadap kurangnya calcium dan calcitriol bertindak di dinding otot polos arteri Anda, mengkonstriksi dan meningkatkan tekanan darah Anda, menurut Heaney.


Bahkan, asupan calcium Anda mungkin hampir sama pentingnya dengan tekanan darah sebagai asupan natrium Anda, kata Gene Spiller, Ph.D., direktur Penelitian Kesehatan dan Pusat Studi di Los Altos, California, dan co-author Calcium: Nature's Versatile Mineral (Avery, 2000). Dia menjelaskan bahwa pasokan yang cukup calcium membantu otot termasuk otot jantung Anda melakukan pekerjaan mereka contracting dan relaxing. Calcium juga membantu sistem saraf mengatur tingkat tekanan dalam arteri Anda.


Manfaat calcium pada kesehatan jantung telah dikonfirmasikan dalam studi Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), diterbitkan di New England Journal of Medicine pada tahun 1997. Studi ini menemukan bahwa diet yang sehat yang mencakup 2 sampai 3 servings low fat per hari, makanan yang kaya mengandung calcium seperti yoghurt menurunkan tekanan darah sistolik 5.5 points lebih banyak daripada control diet, dan mengurangi tekanan darah diastolik sebesar 3 points. Kami tidak ingin melebih-lebihkan pentingnya calcium (untuk kesehatan jantung) karena ini hanya bagian dari penelitian, kata Heaney. Tetapi itu adalah bagian yang sangat berguna.


3. Calcium meningkatkan premenstrual moods.


Sebuah studi di tahun 1998 yang dipimpin oleh Susan Thys-Jacobs, M.D.,dari St.Luke's Roosevelt Hospital di New York City, menemukan bahwa mendapatkan cukup calcium dapat mengurangi gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Dalam studi ini, 497 wanita, yang diterbitkan di American Journal of Obstetrics and Gynecology, setengah dari wanita tersebut mengkonsumsi 600 mg supplements calcium carbonate dua kali sehari, dan sisanya mengkonsumsi placebo. Para wanita yang mengambil calcium mengalami symptoms yang lebih sedikit secara signifikan dalam 2 bulan dan bahkan lebih meningkat setelah 3 bulan.


Inilah penjelasan terhadap bagaimana calcium mengatur hormon. Tubuh Anda menekan hormon jika persedian calcium Anda cukup memadai, namun hormon ini akan dilepaskan jika persediaan calcium Anda tidak mencukupi. Wanita yang menderita PMS tampak mengalami peningkatan kadar hormon selama siklus menstruasi mereka. Thys-Jacobs menjelaskan bahwa itu bukan kebetulan bahwa beberapa gejala PMS, seperti kram, lekas marah, dan depresi, mirip dengan gejala kekurangan calcium.


Kabar baik bagi penderita PMS adalah bahwa mengkonsumsi calcium dapat mengurangi beberapa symptoms."Kami menemukan bahwa calcium sangat efektif baik untuk sisi emosional dan fisik", kata Thys-Jacobs. Ini berpengaruh besar terhadap reaksi lekas marah, cravings, mood swings, nyeri di payudara, dan gejala lainnya.


4. Calcium melindungi terhadap penyakit kanker usus besar.


Asupan calcium yang memadai dapat mengurangi resiko kanker usus dan menekan pertumbuhan polyps yang dapat menyebabkan kanker. Para peneliti tidak tahu persis mengapa hal ini terjadi, tetapi Heaney mengatakan mungkin terkait dengan kelebihan calcium yang tersisa dalam usus Anda setelah tubuh Anda menyerap yang dibutuhkan. Dalam perjalanannya menuju usus, unabsorbed calcium diyakini menjadi satu dengan kanker promoters sehingga mereka diekskresikan bersama-sama dari tubuh. Studi telah menunjukkan bahwa makanan yang mengandung calcium dan calcium supplements memberikan perlindungan pada tubuh kita.


5. Calcium menjaga kesehatan gigi.


Calcium melindungi gigi Anda secara tidak langsung. Gigi anda sendiri relatively inert, yang berarti bahwa calcium yang dikandungnya biasanya tetap ada di tempatnya.


Tulang rahang anda merupakan potensi yang bermasalah. Seperti tulang-tulang lainnya, secara bertahap akan memberikan calcium di tubuh Anda yang membutuhkan jika Anda tidak mengkonsumsi cukup calcium. Dengan melemahnya tulang rahang Anda, gigi Anda juga menjadi tidak kuat, memberikan gaps/ruang dimana bakteri dapat menyerang, memicu infeksi, peradangan, dan pendarahan. Bahkan pada kenyataannya, kondisi gigi dan gusi anda merupakan jendela untuk kesehatan tulang Anda secara keseluruhan, kata Bonnie Bruce, R.D., D.P.H., M.P.H., seorang ahli diet ternama dan direktur penelitian di immunology dan rheumatology di Standford University, Stanford, California.


"Tanda-tanda pertama osteoporosis kadang-kadang ditemukan oleh dokter gigi, karena sesuatu yang terjadi dengan struktur tulang rahang" kata Bruce. Tanyakanlah dengan healthcare practitioner Anda jika Anda mulai mengalami ketidaknyamanan pada gigi Anda. Asupan calcium yang cukup dapat mencegah masalah-masalah ini. 


SOURCES: USDA Nutrient Database for Standard Reference;


COPYRIGHT 2002 Weider Publications


COPYRIGHT 2002 Gale Group



Kirim ke Teman     Cetak halaman ini